Perkembangan Pertelevisian Indonesia
Dahulu
untuk melihat dan menonton film, berita, drama bahkan mendengar musik
masyarakat bisa mendapatkannya melalui media konvensional yang bernama
televisi. Akan tetapi gais, kini hanya dengan bermodalkan smartphone saja kita
dapat mengetahui begitu banyak informasi dan hiburan ketimbang hanya melihat di
televisi. Semua itu bisa kita dapatkan dengan mengakses portal media online
atau sharing dan bersosialisasi melalui media sosial.
Dunia
pertelevisian sekarang khususnya di Indonesia tidak terlalu berkembang pesat
dengan tayangan - tayangan yang monoton dan visual efek yang kurang begitu
bagus, sehingga terasa membosankan. Apalagi banyak media online seperti Facebook,
Instagram, Twitter, Snapchat, JOOX, TikTok,
YouTube dan sebagainya yang berkembang pesat di Indonesia. Hal itu dapat
menyebabkan masyarakat lebih memilih media online tersebut ketimbang televisi.
Untuk
kedepannya jika pertelevisian ingin terus berkembang maka harus bisa cepat
beradaptasi dan menyajikan hal - hal baru. Untuk dapat bersaing, pertelevisian
juga harus menjadi penyedia konten yang berkualitas, menarik, menghibur, dan
tidak monoton kepada para penontonnya.
Komentar
Posting Komentar